Network Administrator merupakan suatu profesi yang bertanggung jawab
atas pemeliharaan perangkat keras dan perangkat lunak pada jaringan
komputer. Hal ini biasanya mencakup penggunaan, konfigurasi,
pemeliharaan dan pemantauan peralatan jaringan yang aktif. Peran terkait
adalah dengan network spesialist, atau network analist, yang
berkonsentrasi pada desain jaringan dan keamanan.
Network Administrator biasanya berada di tingkat teknis atau staf
jaringan dalam sebuah organisasi dan jarang terlibat dengan direct
support. Network Administrator akan berkonsentrasi pada integritas
keseluruhan jaringan, server penyebaran, keamanan, dan memastikan bahwa
seluruh jaringan konektivitas atau infrastruktur LAN WAN sebuah
perusahaan setara dengan pertimbangan teknis di tingkat jaringan hirarki
organisasi. Network Administrator dianggap personil pendukung tingkat 3
yang hanya memperbaiki masalah-masalah yang tidak dapat diselesaikan di
tingkat 1 (helpdesk) atau tingkat 2 (desktop/teknisi jaringan).
Tergantung perusahaan, seorang Network Administrator juga dapat
merencanakan dan mengatur jaringan.
LATAR BELAKANG SEORANG NETWORK ADMINISTRATOR
Seorang Network Administrator jaringan harus memiliki latar belakang
yang kuat dalam matematika, ilmu pengetahuan, dan ilmu komputer, serta
pengalaman bekerja dengan komputer. Meskipun gelar sarjana dalam ilmu
komputer, ilmu sistem, atau matematika tersebut tidak mutlak diperlukan
untuk menjadi seorang Network Administrator, namun akan sulit tanpa
menguasainya sama sekali.
Network Administrator harus akrab dengan berbagai sistem operasi
jaringan, termasuk Microsoft, Novell, dan Unix. Karena perubahan
teknologi komputer sangat cepat, administrator harus terus-menerus
meningkatkan basis pengetahuan mereka.
KEMAMPUAN YANG HARUS DIMILIKI OLEH SESEORANG YANG BERPROFESI SEBAGAI NETWORK ADMINISTRATOR
1. Basic Hardware Networking = Kenapa mesti dipelajari?? Karena dari
sinilah inti perjalanan packet yang akan dikirim dari komputer kita ke
Server.
Apa itu Switch, Hub, Wireless..Taukah Anda bahwa switch lebih aman daripada WIFI??
Kapan saya menggunakan switch atau Wifi..Semua harus diperhitungkan dengan baik.
Darimana kita belajar? Banyak buku yang mempelajari hal tersebut
2. Basic IP dan Subnetting = Mungkin kalau saya bilang ini adalah yang
sangaat penting dari semua-nya adalah IP dan subnetting..Hal ini akan
sangat terasa
apabila Anda bekerja di ISP..Anda akan mempelajari cara efisiensi IP,apa itu gateway??
Bagaimana mengatur IP yang baik untuk mencegah terjadi Broadcasting..
3. Technology Switching dan Routing = Kalau Anda sudah melebihi 1
jaringan di kantor Anda harus bisa melakukan routing terhadap jaringan.
Tau tidak bahwa internet bisa terhubung ke mana-mana karena routing ini.
Untuk switching Anda perlu mempelajari Teknologi VLAN
4. Technology Server = Kalau yang satu ini Anda akan banyak berhubungan
dengan Server LDAP, DHCP, DNS, Dll…Intinya adalah memberikan service
yang
dibutuhkan untuk client. Untuk mencari informasi silahkan minta bantuan Google..Ketikkan service server yang ingin dipelajari
5. Security = Nah setelah terbentuk server dan infrastruktur yang baik
barulah Anda memperhatikan Security mulai dari Server, Router, sampai
Anda
membuat IDS untuk mendeteksi serangan
6. Monitoring = Monitoring ini mencangkup semua hal baik dari
infrastruktur maupun dari sisi Server..Semakin baik monitoring maka Anda
akan mudah..
7. Backup = Hal ini sering dilupakan oleh para Network Administrator.
Lakukan Backup Deferensial maupun Full untuk mengantisipasi Crash…
Banyak teknologi yang dilakukan. Kalau saya lebih sering menggunakan
RAID. Atau menggunakan Rsync ato NT Backup..Pelajari lah Metode Backup
Full dan Differential
ETIKA PROFESI NETWORK ADMINISTRATOR
Etika profesi itu merupakan sarana untuk membantu para pelaksana sebagai
seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi.
Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi (Aini N,
2009):
1. Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi
tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan
kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang
boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan.
2. Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat
atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat
memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami
arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan
terhadap para pelaksana di lapangan kerja (kalangan sosial).
3. Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak di luar organisasi
profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut
dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau
perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain
instansi atau perusahaan.
Seorang Netwok Administrator yang berkerja dalam Team maupun individual
tentunya memiliki kemampuan dalam hal IT Network / Network
Administrator, memahami LAN, WAN, Mailserver, PDC/BDC, Linux / Free BSD,
menguasai Linux Server, menguasai Windows Administrator Tool (Ratih F,
2005).
Selain itu Network Administrator juga harus memiliki kemampuan
menghubungkan perangkat keras, Administrater dan melakukan konfigurasi
sistem operasi yang mendukung network, Administrater perangkat network,
memahami routing, mencari sumber kesalahan di jaringan dan
memperbaikinya, mengelola network scurity, monitor dan Administrater
sebuah database.
Asosiasi :
- Cisco Certified Network Associate Routing & Switching (CCNA)
- Cisco Certified Network Professional (CCNP)
Kelompok :
1. Maulana Malik Ibrahim ( 143215546 )
2. Fulqi Abdiansyah ( 143215550 )
3. Ferdian Ardiansyah ( 143215551 )
Halo, Bapak, Ibu, dan Adik-adik SMA/Sederajat, Calon Mahasiswa
Registrasi Mahasiswa Baru 2020 telah dibuka
Pendaftaran sudah dapat
dilakukan secara online dengan mengakses www.umaha.ac.id
atau datang
langsung ke Universitas Ma'arif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo
Segera daftarkan diri kalian ya!